Cara membuat WINGKO BALABAN WIJEN (wingko babat ala banda tabur wijen), resep kue

  1. Pertama tama rebus santan (parutan kelapa setengah tua (tidak muda tidak tua sekali) tidak pakai kulit ari nya. )bersama dengan gula, garam vanili dan daun pandan, aduk terus sampai agak kental ( santan jangan sampai pecah) angkat dinginkan.
  2. Siapkan wadah besar masukan semua bahan kecuali wijen dan bahan oles, uleni sambil tuangkan sedikit demi sedikit santan yang sudah di rebus tadi sampai mendapatkan adonan yang pas dan kelihatan sedikit berminyak
  3. Siapkan Loyang yang sudah di alasi dengan daun pisang ( jika tidak ada daun pisang bisa gunakan kertas roti) tuangkan adonan pada loyang dan ratakan. Panggang dalam oven dengan suhu 200 selama 20 menit. ( sambil menunggu adonan setengah masak di oven, siapkan bahan olesan, kocok lepas telur dan mentega )
  4. Keluarkan adonan setelah setengah masak, oleskan bahan olesan yang sudah disiapkan,
  5. taburin wijen secukupnya kemudian m
  6. masukan kembali dalam oven
  7. panggang sampai masak.

Bahan-bahan dalam resep kue WINGKO BALABAN WIJEN (wingko babat ala banda tabur wijen) diatas adalah sebagai berikut

  • 2 helai Daun Pandan (simpul)
  • 1 sendok makan margarine
  • # 30 gram tepung tapioka/kanji
  • 1 sendok teh garam
  • 1 butir kuning telur ayam
  • 300 ml Santan kelapa ( kanil nya yg kental)
  • 1 sachet vanilli ( 1sendok teh)
  • 350 gram gula pasir ( yg bersih putih)
  • secukupnya wijen buat taburan
  • # 500 gram tepung ketan putih
  • 2 sendok makan margarine
  • # 400 gram buah kelapa ukuran sedang
  • 2 butir telur ayam ( kuning nya aja)
  • BAHAN OLES

Waktu : 25 menit

Porsi : 10 Orang

Resep Kue WINGKO BALABAN WIJEN (wingko babat ala banda tabur wijen) Sewaktu saya kecil dulu saya paling suka dengan jajanan yang satu ini, karena sewaktu mama masih ada kadang mama dapet dari teman atau mama kadang buat sendiri, jajanan manis dengan rasa khas kelapa dengan cara masak di panggang sehingga aroma harum kelapa dipadu dengan bahan resep lain nya membuat kita mau tidak mau harus meluangkan konsentrasi ke sumber bau, yang merupakan khas daerah jawa khususnya Babatan, Jogja,semarang walaupun saya lahir besar dan tinggal di Aceh saya masih bisa merasakan, namun sekarang saya tidak pernah lagi merasakan, karna memang di Banda Aceh tidak ada geray yang menjualnya, dari kelangkaan jajanan tersebut di daerah saya mendorong saya untuk mencari tau bagaimana resep dan cara pembuatan jajanan wingko tersebut, dari mulai tanya ke mbah goegle sampai ke mbak lainya, singkat cerita dari beberapa kali praktek hasil nya gagal total, kurang pas, mulai mendekati sampai di rasa pas, Rekan sekalian resep yang saya coba kali ini memiliki tekstur lebih lunak dan kenyal di banding aslinya dengan lapisan atas terasa agak crispi - crispi gimana gitu di tambah terasa ngeletes saat di gigit karna adanya taburan wijen di atasnya. nah lho..... selamat mencoba !