Cara membuat Lempeng Pisang Classic, resep

  1. Siapkan semua bahan - bahannya...
  2. Pertama - tama, haluskan pisang kepok dg baloon wisk atau garpu. Tidak perlu terlalu halus.
  3. Lalu campurkan tepung terigu, pisang, dan margarin. Aduk merata.
  4. Lalu tambahkan, gula, garam, vanili, dan air. Aduk hingga tercampur rata.
  5. Konsistensi kekentalan adonan, jangan encer.. Tapi harus sangat kental, sehingga saat di masak, adonan tidak melebar dan susah dibalik.
  6. Panaskan wajan anti lengket datar. Olesi dengan margarin, lalu ruangkan adonan ke wajan. Masak dengan api yang relatif kecil, agar adonan matang merata. Lalukan hal yang sama hingga adonan habis.
  7. Jika lempeng sdh berwarna seperti ini, bisa langsung diangkat (ttpi didaerah asalnya, orang lbh suka memasaknya agak gosong, tp saya lebih suka tingkat kematangan yg seperti ini). Jangan lupa utk mengolesi margarin pada setiap bagian lempeng agar gurih.
  8. Sajikan lempeng dengan taburan gula halus.. Biasanya bisa di variasi dg menaburkan keju atau meises, namun saya lbh suka yang classic seperti ini, krn tdak eneg dan tdk menghilangkan rasa asli dari lempeng pisang ini. 🙂

Bahan-bahan dalam resep Lempeng Pisang Classic diatas adalah sebagai berikut

  • 4 sdm margarin
  • 250 gr pisang kepok matang (sekitar 8bh pisang), potong potong
  • 250 gr tepung terigu
  • margarin utk olesan
  • * Bisa juga menambahkan parutan kelapa muda/santan ke dalam adonan (optional sesuai selera)
  • gula halus utk taburan (optional)
  • gula pasir secukupnya (tingkat rasa manis sesuai selera)
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt vanili
  • 300 ml air

Waktu : 20 menit

Porsi : 4 Orang

Resep Lempeng Pisang Classic Kebetulan dirumah melihara burung yang makanan utamanya pisang kepok... Si burung2 itu rada rewel dan ngelunjakk.. Gak suka sama pisang yang kematengan.. Doyan nya sama pisang yang mengkal.. Hehe.. Yah... Daripada pisangnya mubajir, dan berakhir tragis lebih baik saya manfaatkan utk membuat camilan santai sore hari ini, yaitu utk membuat lempeng pisang khas banjar daerah asal suami saya..hehehe... Pas banget...