Cara membuat Brownies Pisang, resep

  1. Panaskan oven dan siapkan loyang. Alasi loyang dengan kertas roti lalu oles tipis dengan margarin. Sisihkan. Saya pakai loyang ukuran 25x15x4 cm.
  2. Sangrai kacang kupas hingga berubah warna, lalu cincang kasar. Sisihkan.
  3. Panaskan margarin. Jika mulai meleleh sebagian, matikan api. Masukkan coklat masak, lalu aduk hingga larut semua.
  4. Masukkan pisang hijau yang telah dihaluskan. Aduk rata. Sisihkan.
  5. Aduk rata terigu, gula pasir, coklat bubuk dan baking powder. Setelah rata, masukkan telur dan campuran coklat masak. Kocok rata dengan mixer kecepatan terendah. Pake whisk juga tidak apa2..
  6. Masukkan 2/3 bagian kacang cincang. Aduk rata kembali.
  7. Tuang adonan kedalam loyang, ratakan dan taburi permukaannya dengan sisa kacang cincang tadi.
  8. Masukkan loyang kedalam oven yang telah panas. Saya letakkan di rak oven terbawah (api bawah). Panggang selama 30-40 menit. Tes tusuk dengan tusukan sate hingga kedasar loyang. Jika saat diangkat tidak ada adonan yang menempel pada tusukan sate, maka brownies sudah matang.
  9. Keluarkan dari oven, tunggu hingga turun sedikit suhunya lalu keluarkan dari loyang dan potong-potong. Biasanya saya inapkan dulu setengah hari baru disajikan, ga tau kenapa rasanya jadi lebih enak

Bahan-bahan dalam resep Brownies Pisang diatas adalah sebagai berikut

  • 100 gram gula pasir berbutir halus
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 100 gram kacang kupas
  • 100 gram pisang hijau matang, haluskan (kurang lebih 2 buah)
  • 200 gram coklat masak/dcc, potong-potong
  • 50 gram tepung terigu cap segitiga biru
  • 2 butir telur ayam
  • 20 gram coklat bubuk
  • 75 gram margarin

Waktu : 60 menit

Porsi : 9 Orang

Resep Brownies Pisang Bikin brownies bikin memori melayang ke 10 tahun silam. Waktu itu, kakakku yang baru jadi pengantin, pulang ke Malang, kangen katanya. Sehari sebelum dia kembali ke Jakarta, dia pingin bikin sesuatu buat suaminya. Maklumlah.. mumpung di Malang, peralatan baking milik Ibu cukup lengkap, jadi sekalian aja eksekusi resep. Suaminya suka yang manis manis.. Akhirnya pilihan nya jatuh pada kue brownies. Anehnya, ditumpukan resep ibu yang berjibun ga ada satu pun resep brownies Akhirnya dengan membawa sepeda yamaha butut milik Ibu keluaran tahun 80 an,kami pun berboncengan k warnet terdekat. Setelah dapat resepnya langsung lanjut ke pasar, beli bahan. Semua bahan sudah dapet, kecuali satu, gula kastor. Kita yang masih awam perihal Istilah asing di dunia per-baking-an terbengong-bengong saat penjual di TBK balik tanya 'apa itu gula kastor?' akhirnya karena takut salah, kita puter2 Malang cari TBK yang jual dan tahu apa sejatinya gula kastor. Dan semua pada tanya balik 'apa itu?' () 'gula cair, ta mbak? ' () Akhirnya karena sudah sore, mbak ku memutuskan pake gula halus saja. (baru tau setelah menikah, Kalo gula kastor tu gula putih yang ukuran butirannya lebih kecil dibanding gula putih pada umumnya ) nie para momie di cookpad yang suka baking mestinya punya TBK, jadi kalo ada pembeli newbie bisa tertolong wkwkwkwkwk.. Singkat cerita, malam2 bikin berdua dan akhirnya jadi juga, besok paginya langsung dibawa ke Jakarta.. Dan malamnya dapat sms laporan Kalo suaminya suka banget sama browniesnya alhamdulillah.. Letih kemarin seharian mencari yang namanya gula kastor terobati juga.. Sampe sekarang kadang senyum2 sendiri inget kisah ini.. Dan tepuk jidat pas tau apa itu gula kastor haha..