Cara membuat Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong), resep

  1. Campur semua bahan babon /biang. Diamkan 15 menit.
  2. Kocok telur dan gula hingga mengembang, kental dan berwarna putih. Sisihkan.
  3. Campur adonan biang dengan tepung beras. Tuangkan air kelapa. Uleni hingga rata.
  4. Masukkan kocokan telur kedalam adonan tepung beras sambil diaduk rata. Tambahkan santan kental, sedikit demi sedikit. Aduk rata.
  5. Masukkan vanili. Aduk rata. Biarkan selama 2 jam sambil ditutup.
  6. Panaskan wajan besi. Olesi sedikit minyak. Tutup sampai panas. Masukkan 1 sendok sayur/irus adonan sambil ditekan hingga membentuk pinggiran. Tutup. Taburi bahan toping dan masak sampai matang. Angkat
  7. Sajikan.
  8. Oiya, ada yg menanyakan klo takaran nya di konversi ke berat atau gram. Mungkin ini bisa jadi pedoman.

Bahan-bahan dalam resep Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong) diatas adalah sebagai berikut

  • meises/nangka/pisang
  • 1 gelas santan kental+garam(saya ambil dari 1 butir kelapa yang diperas dan direbus kemudian hanya saya ambil kanil nya saja)
  • 2 gelas munjung tepung beras kering
  • bahan:
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdm ragi instan
  • bahan topping:
  • secukupnya vanili
  • 1/2 gelas air hangat
  • 1 gelas air kelapa
  • 1 gelas peres gula kasar/pasir
  • 1/2 gelas tepung terigu protein sedang
  • 3 butir telur ayam antero
  • bahan babon/biang:

Waktu : 200 menit

Porsi : 8 Orang

Resep Apem Inggris (Serabi Ceylon/Selong) Emang di Inggris ada kue apem ya? Trus, di kolom cookpad asal masakan, ditulis apa ya? Inggris? Hihihi... pertanyaan iseng kan? Resep koleksi ibu. Udah lupa dapat dr mana. Diketik dengan mesin ketik biasa(jaman dulu kan lom ada komputer). Kertasnya udah buluk dan tipis. Bolong-bolong di beberapa bagian dimakan rayap. Dan ada coretan gbr adikku wkt kecil hahaha...dia suka gbr perang-perangan. Maklum cowok. Pas baca pertama kali, bingung juga dg tahap pembuatannya. Apalagi takaran bahannya pake gelas, bukan cup atau berat. Lamaaaaa hanya aq baca berulangkali. Mau eksekusi, masih ragu. Setiap kali selesai dibaca, ada dorongan untuk segera dieksekusi tp selalu berakhir dengan maju-mundur syantiiiik hihihihi..(lebay ih!!) Apalagi sebenarnya ibu pernah diberi wajan dari besi peninggalan mertuanya (nenek dari bapak) Beberapa waktu kebelakang lho masih ada tuh wajan di rumah pusaka. Tp sy cari lagi gak ada. Padahal masih sempat dipake. Sedih rasanya. Apalagi sy sdh berimajinasi membuat kue ini menggunakan wajan besi itu. Yah sudahlah. Alhamdulillah ibu beli wajan enamel. Lumayan cekung, hanya ukurannya besar bgt. Sepertinya bisa dipake. Yup, sejak mulai jatuh cinta dg baking, dengan sendirinya mulai belajar membaca resep dan berimajinasi. Akan seperti apa hasilnya, bagaimana prosesnya, mencari tahu bahan-bahan yg digunakan, membandingkan resepnya dengan resep lain yang sama. Terkesan ribet ya? Wong sekedar masak aja kok kayak mau melakukan penelitian ilmiah hihihi...!!! Tapi entah kenapa memang itu yang saya lakukan. Insting. Mungkin karena saya pemula, ada rasa was-was takut gagal. Tapi saya menikmatinya. Jadi sambil belajar soal dunia perbakingan. Mengurangi resiko gagal. Walaupun kadang ya masih gagal juga meski sudah dipelajari hehehehe...Seperti layaknya detektif yang menyelidiki sebuah kasus (halah....hehehehe...!!!) Oke deh, back to recipe. Alhamdulillah di rumah ada gelas belimbing. Jadi soal takaran sudah bisa diselesaikan. Walau rada sedih dan kecewa dengan wajan besi yg anehnya bisa hilang antah berantah. Tapi gpp pake wajan enamel, dan Alhamdulillah hasilnya bagus. Dengan api kecil, bisa panas dan rata. Bagus. Masih dibaca lagi resepnya terutama di bagian proses pembuatannya. Setelah yakin dan bisa menangkap maksudnya, belanja bahan. Cuusss...!! Oiya, sy sertakan jg resep aslinya di foto ya. Sedang untuk proses pembuatannya sy tulis dengan kalimat sesuai dengan pemahaman sy. Tp sama kok maksud dan tujuannya dengan yg diketik aslinya. Dan sy buat pertama kali ini langsung 1 resep. Lha mau dibuat separo kok ya susah. Jadinya dari proses pembuatannya sampai mencetaknya hampir setengah hari. Wajannya juga cuma satu sih...hehehehe... Bereksperimen dengan toppingnya. Karena gak ada nangka, di modif diberi pisang raja yg diiris tipis dan meises coklat. Trus ambil sedikit bagian adonan dicoba diberi pasta talas. Oiya, soal tingkat kemanisannya sesuai resep, ternyata kurang manis, jadi mungkin bisa ditambah takaran gulanya.