Cara membuat Ayam na margota (Batak Kuliner), resep

  1. Pertama-tama harus ada niat dan tekad, karena memasaknya butuh kesabaran, hehehe.... Tapi katanya sih harus mood kuat biar rasanya enak,,
  2. Bumbu darah dibuat dengan mencampurkan air jeruk nipis (yang sudah diambil batunya) dengan air sedikit (kira2 4 sdm) dan garam. Ketika ayam dipotong biarkan darah mengalir ke campuran air jeruk nipis. Jangan lupa diaduk setelahnya. Jika tidak suka pake darah bisa diganti dengan hati ayam yg diblender. Setelah itu siram air panas sebentar dan cabuti bulu ayam. Terakhir, dipanggang sebentar untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya. Potong ayam agak besar.
  3. Ayam langsung dipanggang tanpa dibumbui. Karena dirumah ga bisa memanggang menggunakan arang, jadi pake happycall aja. Apinya dibuat kecil saja. Sambil memanggang, kita buat bumbunya. Sangrai kemiri dan jahe tanpa minyak, sampai layu baru masukkan bawang merah dan bawang putih. Sangrai bumbu2 sampe layu.
  4. Haluskan cabe rawit. Lebih enak diulek, tapi karena punya baby jadi diblender (alasan, hehhe). Setelah bumbu sangrai layu dihaluskan menggunakan blender.
  5. Setelah ayam matang, potong2 ayam sesuai selera, kalo ajaran mertua sih, yang bagian banyak tulang dipotong kecil. Misal bagian leher dipotong 2cm. Kalo bagian daging dipotong agak besar agar pada saat menata dipiring kelihatan bentuk ayam utuhnya. Setelah itu menyiapkan bumbu. Siapkan wajan, masukkan bumbu halus, biarkan agak dimasak sebentar, lalu masukkan air 1/2 gelas. Biarkan mendidih sebentar. Terakhir, masukkan andaliman, merica dan darah. Aduk sebentar. Lalu masukkan potongan ayam, campur2 biarkan agak meresap dan sat. Jangan lupa koreksi rasa garamnya.
  6. Susun ayam dalam piring, dimulai dari kepala, leher, dada, disamping sayap, dibawah paha dan ceker, tapi disini saya skip ceker, soalnya buat sop si baby. Ayam na margota siap disantap. Endes n maknyussss.. Ga bisa foto prosesnya, si baby masih kecil, belum bisa moto, hihihi..

Bahan-bahan dalam resep Ayam na margota (Batak Kuliner) diatas adalah sebagai berikut

  • 1 buah jeruk nipis
  • 50 gram bawang putih (diiris kasar)
  • 100 gram bawang merah(diiris kasar)
  • 1 ekor ayam kampung muda (biar lunak dan cepet masak saat dipanggang. tapi biasanya kalo agak tua dikukus dulu)
  • bahan untuk darah ayam
  • 50 gram jahe (diiris kasar)
  • 1 sdt lada bubuk
  • darah ayam
  • 7 butir kemiri (diiris kasar)
  • 1 sdt andaliman (belinya di bumbu khas batak, ini kunci dari ayam gota, rasa getir yang menggoyang lidah))
  • 100 gram cabe rawit ijo
  • 1/2 sdm garam
  • secukupnya garam

Waktu : 120 menit

Porsi : 2 Orang

Resep Ayam na margota (Batak Kuliner) Ayam na margota adalah ayam panggang yang dimasak dengan sambal yang dicampur darah. Biasanya masakan ini digunakan pada saat acara tertentu, tapi pas bikinnya buat surprise suami yang doyan masakan pedes, walaupun tak seenak masakan mertua, tapi habis juga. Maklum saya cuma orang batak yang lahir di surabaya. Bisa masak makanan Batak aja secara lihat2 doang, hehe. Usahakan ayam segar yang dipotong hari itu juga biar gurih rasanya. Jadi agak ribet, ngerjainnya subuh2 sebelum suami bangun, itu syaratnya, hehhe. Tapi demi suami tercinta tetep semangat ngerjainnya. Setelah masakan matang pun, harus ada protokolnya, piring ayamnya disodorkan depan suami dan mengucapkan sepatah dua kata, isinya sih ucapan syukur, permohonan, keinginan, penghormatan pada suami, dll. Baru disantap. Walau ribet tapi senang dengan adat Batak ini. Sarat makna.